Foto : Penyaluran BLT-DD di Desa Marga Mulia Kecamatan Air Rami Kabupaten Mukomuko Provinsi Bengkulu, Selasa (14/04/2026) (Dok. Cipto Yuono)
SEMARAK BENGKULU, MUKOMUKO – Pemerintah Desa (Pemdes) Marga Mulia Kecamatan Air Rami Kabupaten Mukomuko Provinsi Bengkulu kembali menyalurkan bantuan tunai dana desa atau BLT-DD tahun anggaran 2026.
Kepala Desa (Kades) Marga Mulia Ridwan Saragih , mengatakan, tahun ini sebanyak 18 keluarga penerima manfaat (KPM) mendapat dana dari program tersebut masing-masing sebesar Rp 900.000.
“Benar. Kami menyalurkan BLT-DD tahap I tahun anggaran 2026. Masing-masing warga dapat Rp 900 ribu dengan rincian Rp 300 ribu perbulan. Iya, ada 10 KPM,” kata Kades, Marga Mulia, Selasa (14/04/2026) di kantor Desa setempat.
Beberapa waktu yang lalu, kata Kades, Pemdes Marga Mulia bersama Badan Permusyawaratan Desa dan pihak lainnya, telah menggelar musyawarah desa (Musdes) untuk menentukan penerima program.
“Penerima manfaat dari program ini telah ditetapkan melalui Musdes beberapa waktu yang lalu. Tahun ini jumlahnya lebih sedikit. Tahun lalu jumlah KPM sebanyak 29 KPM,” terang Kades.
Untuk program prioritas, tahun ini pihaknya membangun fasilitas air bersih.
“Tahun ini APBDes Marga Mulia sebesar sekitar Rp 700 juta,” jelasnya.
Camat Air Rami, Samadi mengatakan BLT-DD merupakan bukti kehadiran pemerintah ditengah masyarakat. Menurutnya, kebijakan ini diterbitkan untuk memberikan bantuan tunai secara langsung kepada keluarga miskin dan rentan di desa.
“Program ini juga untuk meringankan beban ekonomi, mempercepat penghapusan kemiskinan ekstrem, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat agar mereka bisa memenuhi kebutuhan dasar, terutama saat menghadapi krisis ekonomi atau kehilangan mata pencaharian,” kata Camat di ruang kerjanya.
Camat berpesan, dana yang diterima untuk digunakan untuk membeli kebutuhan pokok ketimbang lainnya.
“Uang yang sudah diterima untuk membeli kebutuhan pokok,” pintanya.
Selain itu, penyaluran DD tahun ini dilakukan dalam 2 tahap (reguler) atau tiga tahap (BLT) dari RKUN ke RKD, dengan fokus tinggi pada pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) dan status Desa Mandiri.
“Tahap I (40 persen Non-Mandiri) cair paling cepat Maret. Tahap II (60 persen) cair mulai Agustus dengan persyaratan laporan realisasi dan capaian KDMP,” terang Camat.
Kemudian, penggunaan anggaran tahun ini difokuskan untuk mendukung program pemerintah pusat “Sebagian besar DD difokuskan untuk pendukung program pemerintah pusat,” ungkapnya.
Salah satu warga Desa Marga Mulia sangat bersyukur telah menerima bantuan tersebut. Menurutnya, uang yang diterima akan digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.
“Alhamdulillah dapat bantuan Rp 900 ribu dari pemerintah. Rencananya mau untuk belanja kebutuhan pokok,” katanya. (ADV).







