Polisi Pastikan Dalami Kasus Cuci Perkakas Roti di Aliran Air Tak Jernih

Mukomuko104 Dilihat

Foto : Kapolres Mukomuko, AKBP Riky Crisma Wardana, S.IK (SEMARAK BENGKULU /Cipto Yuono)

SEMARAK BENGKULU, MUKOMUKO – Kapolres Mukomuko, AKBP Riky Crisma Wardana memastikan, pihaknya akan menindaklanjuti adanya video yang beredar dan menampilkan sejumlah orang sedang mencuci peralatan alias perkakas di aliran air yang tidak jernih.

Dijelaskan Kapolres, pihaknya telah mengetahui vedeo yang diduga melibatkan salah satu pemilik usaha tersebut. Kata dia, secepat akan melakukan kroscek.

BACA JUGA : Beredar Video Diduga Toko Bakery Cuci Perkakas di Aliran Sungai Keruh, LSM KRM Mukomuko Desak Polisi Bertindak

“Nanti kita akan kroscek terlebih dahulu,” kata Kapolres Mukomuko, Selasa (17/03/2026).

Kapolres Mukomuko memastikan, akan memanggil pemilik usaha. “Secepatnya kita panggil yang punya usaha,” ujar Kapolres.

Sebelumnya, beredar video berdurasi 18 detik yang menampakkan sejumlah orang sedang mencuci peralatan alias perkakas di aliran sungai yang kondisi airnya tidak jernih. Belum diketahui pasti kapan peristiwa itu terjadi.

Salah satu akun media sosial facebook bernama Trxx Hxxtixa yang diduga kuat merupakan akun txxr bakery di salah satu statusnya mengunggah klarifikasi.

“Semoga kita semua bisa belajar untuk tidak menilai atau mengajak orang lain membenci usaha orang dari hanya sepotong cerita,” tulis pemilik akun.

BACA JUGA : Aktivitas Geng Motor Meningkat, Wali Kota Bengkulu Berlakukan Jam Malam

Dalam unggahan yang sampai Selasa (17/03/2026) pukul 14.30 wib itu mendapat 65 like, 16 komentar dan 1 berbagi serta dibuat 1 minggu yang lalu itu, pemilik akun mengatakan, jika niatnya bersih – bersih justru menjadi bahan hujatan.

“Niatku bersih – bersih, tapi malah jadi bahan hujatan,” katanya.

Dia menceritakan, jika dirinya tidak lagi memproduksi roti karena ordernya sudah selesai.

“Sebenarnya aku tidak produk roti lagi karena orderan sudah selesai. Aku ingin fokus bersih – bersih loyang dan menyiapkan kue kering,” jelasnya.

Menurutnya, peralatan berupa loyang itu di cuc di sungai irigasi di dekat desaku.

BACA JUGA : Anak Buahnya Pesan Wanita Lewat Michat, Wali Kota Bengkulu Datang ke Lokasi

“Hari ini memang airnya terlihat keruh, tapi itu bukan karena kotor. Airnya keruh karena hujan deres dihulu sungai,” ucapnya.

Dia juga menjelaskan, air irigasi di wilayah tersebut justru dikenal sangat bersih, bahkan masih banyak warga yang masih banyak memakainya untuk kebutuhan sehari-hari seperti minum, mandi dan lain – lain.

“Airnya mengalir terus dan tidak ada yang buang sampah disini. Tapi sayangnya ada yang hanya melihat sepotong video lalu menilai bahwa kami mencuci loyang di air yang kotor,” ujar dia.

BACA JUGA : Perkuat Spiritualitas dan Moralitas, Pemprov Bengkulu Gelar Retret ASN Kristiani

Dia juga menyebut, jika ada yang mengatakan semoga roti MBG bukan dari txxr bakery

“Jujur, aku sedih sekali membaca, padahal tujuan aku membersihkan loyang justru untuk menunjukkan bahwa kami selalu menjaga kebersihan setelah produksi,” curhatnya.

Dalam unggahannya, pemilik akun juga menampilkan screenshot bertuliskan “Semoga jo roti2 MBG anak2 wak bukan produksi dari Teer bakery dak ibu2” (Semoga saja roti – roti Makanan Bergizi Gratis (MBG) anak-anak kita buat produksi dari txxr bakery ya ibu-ibu “. (**).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *