Foto : Asisten II Setdakab Mukomuko Provinsi Bengkulu, Ramdani, SE. (SEMARAK BENGKULU /Cipto Yuono).
SEMARAK BENGKULU, MUKOMUKO – Pemerintah Daerah (Pemda) menggelar forum perangkat daerah Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Mukomuko tahun rencana 2027, Jum’at (06/03 /2026) di Aula Pertemuan Bapperida.
Forum yang dihadiri ini oleh Kepala OPD, Camat dan kades Pemerintah Daerah Kabupaten Mukomuko ini mengangkat tema “akselerasi pemberdayaan ekonomi lokal yang produktif untuk menciptakan lapangan kerja meningkatkan pendapatan masyarakat serta memperkuat struktur ekonomi dan daya saing daerah”.
BACA JUGA : Aktivitas Geng Motor Meningkat, Wali Kota Bengkulu Berlakukan Jam Malam
BACA JUGA : Pelajar Madrasah Tewas Usai Sempat Mengkonsumsi MBG, Kapolres Bengkulu Utara : Henti Jantung dan Nafas
Asisten II Setdakab Mukomuko, Ramdani menyampaikan, forum ini merupakan forum strategis untuk menyelaraskan, mengklarifikasi, dan menyepakati usulan kegiatan prioritas dari pemerintah desa, Kecamatan yang nantinya akan selaraskan dan diintegrasikan dengan arah kebijakan prioritas pembangunan daerah th 2027
Kata dia, Forum Perangkat Daerah juga merupakan bagian dari tahapan penyusunan perencanaan pembangunan daerah yang memiliki tujuan dalam menyelaraskan program dan kegiatan perangkat daerah.

“Jadi forum ini adalah bertujuan untuk menampung usulan dari masing-masing kecamatan yg akan selaraskan dengan dokumen perencanaan OPD yg secara tehnis sesuai dengan tugas dan fungsinya serta mengacu kepada dokumen RPJMD, Renstra dan Renja masing OPD sehingga akan terwujud tujuan strategis tahunan,” kata Asisten II Setdakab Mukomuko, Jum’at (06/03 /2026) di sela-sela kegiatan.
Ramdani menjelaskan, bahwa hasil forum RKPD ini nantinya akan dijadikan salah bahan untuk menjadi dasar penyusunan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Rencana Kerja Perangkat Daerah (Renja-PD) untuk 2027
BACA JUGA : Anak Buahnya Pesan Wanita Lewat Michat, Wali Kota Bengkulu Datang ke Lokasi
BACA JUGA : Perkuat Spiritualitas dan Moralitas, Pemprov Bengkulu Gelar Retret ASN Kristiani
Wakil Ketua I DPRD Mukomuko, Wisnu Hadi kepada hariansemarakbengkulu.com mengatakan, dalam konsep pembangunan, masyarakat bukan hanya sebagai objek pembangunan, namun menjadi bagian subjek yang memiliki peran penting dalam menentukan arah kebijakan daerah.
Dijelaskan Wisnu, dalam kebijakan tersebut, Pemerintah Daerah sangat membutuhkan masukan, informasi, dan saran dari masyarakat. Menurutnya, ini sangat penting untuk jadikan catatan dalam menyusun pembangunan depan.
“Dalam menentukan kebijakan pembangunan, Pemerintah Daerah sangat membutuhkan catatan – catatan dari masyarakat seperti masukan, informasi dan saran,” kata Waka I DPRD Mukomuko.

Politikus asal Partai Hanura ini membeberkan, ditengah kebijakan efisiensi anggaran yang dikeluarkan oleh Pemerintah Pusat dan berdampak pada kemampuan fiskal daerah, Pemerintah Kabupaten Mukomuko dituntut bisa menerapkan skala prioritas dalam perencanaan dan penganggaran tahun 2027.
Dia meminta, rencana pembangunan fokus pada program-program yang terarah, terukur, dan memiliki dampak nyata bagi masyarakat.
“Di tengah kebijakan efesiensi anggaran, kita dituntut untuk menerapkan skala prioritas. Kedepan, yang penting, program yang direncanakan harus terarah dan berdampak langsung kepada masyarakat.” pungkasnya. (ADV KOMINFO /**).







