Pemdes Bukit Harapan Salurkan BLT-DD Tahap I, Warga : Alhamdulilah Dapat Rp 900

Beranda908 Dilihat

Foto : Pemdes Bukit Harapan Kecamatan Air Rami Kabuoaten Mukomuko saat menyalurkan BLT DD. Jum’at (24/04/2026) di kantor Desa setempat. (dok/Cipto Yuono)

SEMARAK BENGKULU, MUKOMUKO – Pemerintah Desa (Pemdes) Bukit Harapan Kecamatan Air Rami Kabupaten Mukomuko Provinsi Bengkulu kembali menyalurkan bantuan tunai dana desa atau BLT-DD tahun anggaran 2026.

Pj Kepala Desa (Kades) Bukit Harapan, Andri Kusnadi mengatakan, tahun ini sebanyak 10 keluarga penerima manfaat (KPM) mendapat dana dari program tersebut masing-masing sebesar Rp 900.000.

“Benar. Kami menyalurkan BLT-DD tahap I tahun anggaran 2026. Masing-masing warga dapat Rp 900 ribu dengan rincian Rp 300 ribu perbulan. Iya, ada 10 KPM,” kata Pj Kades, Jum’at (24/04/2026) di kantor Desa setempat.

Beberapa waktu yang lalu, kata Kades, Pemdes bersama Badan Permusyawaratan Desa dan pihak lainnya, telah menggelar musyawarah desa (Musdes) untuk menentukan penerima program.

“Penerima manfaat dari program ini telah ditetapkan melalui Musdes beberapa waktu yang lalu,” terang Kades.

Untuk program prioritas, tahun ini pihaknya membangun rabat beton dan infrastruktur lainnya.

“Tahun ini APBDes Bukit Harapan sebesar Rp 1,182.412.425,” jelasnya.

Camat Air Rami, Samadi mengatakan BLT-DD merupakan bukti kehadiran pemerintah ditengah masyarakat. Menurutnya, kebijakan ini diterbitkan untuk memberikan bantuan tunai secara langsung kepada keluarga miskin dan rentan di desa.

“Program ini juga untuk meringankan beban ekonomi, mempercepat penghapusan kemiskinan ekstrem, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat agar mereka bisa memenuhi kebutuhan dasar, terutama saat menghadapi krisis ekonomi atau kehilangan mata pencaharian,” kata Camat di ruang kerjanya.

Camat berpesan, dana yang diterima untuk digunakan untuk membeli kebutuhan pokok ketimbang lainnya.

“Uang yang sudah diterima untuk membeli kebutuhan pokok,” pintanya.

Selain itu, penyaluran DD tahun ini dilakukan dalam 2 tahap (reguler) atau tiga tahap (BLT) dari RKUN ke RKD, dengan fokus tinggi pada pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) dan status Desa Mandiri.

“Tahap I (60 persen Mandiri, 40 persen Non-Mandiri) cair paling cepat Maret. Tahap II (40 persen Mandiri, 60 persen Non-Mandiri) cair mulai Agustus dengan persyaratan laporan realisasi dan capaian KDMP,” terang Camat.

Kemudian, penggunaan anggaran tahun ini difokuskan untuk pembangunan KDMP. “Sebagian besar DD difokuskan untuk pendukung KDMP,” ungkapnya.

Salah satu warga Desa Bukit Harapan sangat bersyukur telah menerima bantuan tersebut. Menurutnya, uang yang diterima akan digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

“Alhamdulillah dapat bantuan Rp 900 ribu dari pemerintah. Rencananya mau untuk belanja kebutuhan pokok,” katanya. (ADV).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *