MUKOMUKO, SEMARAK BENGKULU – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Mukomuko, terus berupaya menekan angka pengangguran melalui pelaksanaan Program Padat Karya yang menyasar desa-desa di wilayah Kabupaten Mukomuko.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Mukomuko, Nurdiana, SE, MAP., menyampaikan bahwa program ini bertujuan untuk menyediakan lapangan kerja sementara bagi masyarakat yang belum memiliki pekerjaan.
“Saat ini sudah sembilan desa di Kabupaten Mukomuko yang telah lolos verifikasi dan disetujui oleh pemerintah pusat sebagai mendapatkan program Padat Karya pada tahun 2026,” ujarnya,(9/7/2026).
Pembangunan yang diusulkan dalam program Padat Karya ini meliputi, pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT), pembangunan jalan rabat beton, dan pengoralan jalan.
“Setiap desa penerima memperoleh alokasi anggaran sebesar Rp 100 juta, yang diperuntukkan untuk membangun infrastruktur desa seperti membangun Jalan Usaha Tani (JUT), rabat beton, dan pengoralan,” kata Nurdiana.
Lebih lanjut, Nurdiana menambahkan bahwa seluruh pekerjaan pembangunan di desa melalui program ini dikerjakan sebanyak 30 orang pengganguran di masing-masing desa,
Hal ini sejalan dengan tujuan utama program, yakni memberikan kesempatan kerja sementara sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kami berharap Program Padat Karya ini tidak hanya membantu mengurangi angka pengangguran, tetapi juga menghasilkan infrastruktur yang bermanfaat bagi masyarakat serta mampu meningkatkan perekonomian desa,” tutup Nurdiana, SE, MAP.(Red)







