MUKOMUKO, SEMARAK BENGKULU – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, memastikan hingga saat ini belum ada wilayah di Kabupaten Mukomuko yang mengalami krisis atau kekeringan air bersih meskipun tengah menghadapi cuaca panas ekstrem.
Kepala BPBD Kabupaten Mukomuko, Ruri Irwandi, mengatakan bahwa kondisi ini dipengaruhi masih terjadinya hujan dengan intensitas tertentu di sejumlah wilayah, sehingga ketersediaan air bersih bagi masyarakat masih relatif aman.
“Saat ini belum ada laporan dari masyarakat yang mengalami kekeringan air bersih di wilayah Kabupaten Mukomuko, karena cuaca panas yang terjadi masih diselingi hujan,” ujarnya,(2/8/2026).
Meski demikian, BPBD Mukomuko juga mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan kepada pemerintah desa, kecamatan, maupun instansi terkait apabila mulai terjadi kesulitan memperoleh air bersih maupun kekeringan yang berdampak pada sektor pertanian.
“Apabila terjadi krisis air bersih maupun kekeringan yang memengaruhi pasokan air irigasi sawah masyarakat di Kabupaten Mukomuko, kami mengimbau agar segera melaporkannya kepada stakeholder terkait sehingga dapat segera ditindaklanjuti dan dicarikan solusi,” jelasnya.
Selain itu, Ruri juga mengajak masyarakat untuk menggunakan air secara bijaksana sebagai langkah antisipasi menghadapi musim kemarau dan potensi cuaca panas yang masih berlanjut.
“Kami berharap masyarakat dapat menghemat penggunaan air, terutama air bersih, sehingga persediaan yang ada tetap mencukupi apabila cuaca panas berlangsung lebih lama,” ucap Ruri.
Lebih lanjut, Ruri menambahkan bahwa pihaknya terus memantau perkembangan kondisi cuaca serta berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya kekeringan maupun bencana hidrometeorologi lainnya selama musim kemarau.
“Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap dampak cuaca panas ekstrem, menjaga kesehatan, mengurangi aktivitas di bawah terik matahari dalam waktu lama, serta menggunakan air secara hemat demi menjaga ketersediaan air bersih,” tutup Ruri Irwandi.(Red)







